Nilai Anda Ingin 100.000 Kali Lipat?
Monday, 23 July 2012 02:59    PDF Print E-mail
Sembari itikaf di Masjidil Haram saya merenungi sebuah hadits Rasulullah saw yang menyebutkan bahwa sholat di Masjidil Haram ini pahalanya 100.000 kali lipat dibandingkan shalat di masjid-masjid lain. Sebagai seorang muslim saya sangat meyakini hadits tersebut. Namun, sebagai manusia pembelajar saya berusaha mencari jawabannya.

Apa yang menjadikan Masjidil Haram begitu istimewa? Menurut pengamatan saya, ada beberapa keistimewaan Masjidil Haram. Pertama, sholat di masjid ini shafnya melingkar tidak lurus seperti di masjid di belahan dunia manapun. Kedua, di masjid ini banyak sekali tempat-tempat yang mustajab untuk berdoa. Ketiga, tersedia sumur zam-zam yang airnya tiada pernah habis –padahal Mekah amatlah tandus, jarang terjadi hujan disini.

Dari fakta tersebut, apabila kita ingin menjadi seseorang yang nilainya mahal dan istimewa maka milikilah keistimewaan yang tidak dimiliki orang lain. Sebagaimana halnya sholat yang shafnya melingkar hanya ada di Masjidil Haram. Temukan kekuatan diri kita, asah terus menerus kemampuan itu agar kelak bisa menjadi keistimewaan kita. Tanpa itu, kita akan menjadi manusia rata-rata.

Tempat yang mustajab berdoa dan keberadaan air zam-zam memberikan pelajaran agar kita menjadi orang yang kehadirannya memberi manfaat kepada orang lain. Teruslah belajar agar ilmu kita tidak pernah kering dan habis. Pastikan ilmu yang kita bagikan itu menyehatkan dan menyegarkan bagi penerimanya, membuat hidup para pemetik manfaat dan penerima ilmu semakin hidup.

Saya yakin banyak hal lain yang bisa kita petik hikmah atau pelajarannya dari Masjidil Haram, maka izinkan saya meneruskan itikaf dan beribadah di masjid yang mulia ini sembari mencari tahu pelajaran lain didalamnya yang mungkin bisa saya dapatkan. Semoga tulisan yang pendek ini menginspirasi Anda.

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini

 

Comments  

 
0 #1 Waluyo Raharjo 2012-08-04 07:04
Asslm Wr Wb, Mas Jamil, saya lebih tua dari anda (59 tahun), tapi saya ingin banyak belajar dari anda. Saya yakin anda sudi berbagi manfaat.Maukah anda memberi saran agar saya menang menyelesaikan masalah yang saya hadapi? Wassalam (Waluyo Raharjo) :-)
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh